0

Satu orang dalam hidupmu (Bchandra)

Kamu hanya mencintai satu org dalam hidupmu. Orang yang membuat pikiranmu hanya tertuju padanya. Seseorang yang mungkin saja hanya menjadi kekasihmu untuk beberapa waktu. Atau mungkin… belum sempat. Bahkan yang lebih parah, kalian bisa saja belum terlalu dekat.

Hanya kenal wajah? Mungkin~
Tapi cinta itu jatuh ke dadamu. Menancap, dan kamu tak bisa lagi mengelak. Sepanjang hidupmu, kamu hanya memikirkan dia. Tanpa pernah memaksa, hatimu untuk dia. Tanpa pernah memaksa… Bagimu, mencintai saja sudah membuatmu bisa tersenyum kala hatimu berduka.

Hari terus berjalan. Menggantikan jam-jam yang berada didinding rumah. Mengalir terus bersama kesibukanmu. Dan kamu pun menyadari, kamu hanya manusia yang tak akan bisa terus selamanya menikmati cinta dalam hati. Dengan segenap rasa, kamu berusaha mencintai orang baru. Meski tetap saja seseorang yang ada di kepalamu itu seseorang yang mengusik hatimu. Tak pernah bisa kamu lupakan.

Kamu akan terus berusaha mencintai orang baru, yang juga sebenarnya merasakan hal yang sama. Dia bisa saja juga jatuh cinta pada seseorang yang hanya dia simpan dihatinya. Dan untuk kamu… dia berusaha keras untuk mencintainya, mencintaimu. Memberikan rasa teramah yang ia punya. Melakukan hal-hal yang membuatmu bahagia.

Begitulah kita manusia. Kamu hanya perlu melakukan hal yang seharusnya dilakukan manusia. Salinh mencoba mencintai orang yang sebelumnya mungkin saja tak pernah kamu cintai. Tak ada yang salah dengan semua ini! Karena Tuhan pun mungkin juga akan kewalahan. Kewalahan jika harus mengikuti hatimu yang bersikeras untuk satu orang yang tak pernah kamu lupakan.

Sebagai manusia, sudah sewajarnya kamu menjalano hidupnya manusia. Belajarlah untuk mencintai orang baru. Meski akan selalu ada satu orang spesial dalam hidupmu. Seumur hidupmu~~~
Yang harus kamu lakukan saat ini adalah… cintai saja orang yang juga sedang berusaha mencintaimu. Setidaknya, itu cara yang harus kamu lakukan sebagai manusia.

Untuk menghargai Tuhan yang telah melahirkan cinta di dadamu…. 🙂